Shadow

Kitab Sejarah bagi Pemula

Oleh: Ahmad Syahrulloh

Sejarah merupakan ilmu yang sangat penting. Dengan ilmu ini kita dapat pelajaran yang sangat berharga mulai dari keteladan dari keberhasilan di masa lalu dan pelajaran untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama di masa yang akan mendatang. Hilmar Farid Ph.D mengungkapkan bahwa: “dalam mempelajari sejarah kita mengenal masa lalu agar kita mengetahui tempat kita sekarang lebih baik dan kalau kita mengetahui tempat kita sekarang lebih baik tentunya akan mudah menata masa depan” bahkan semboyan bapak proklamasi kita, Ir Soekarno dalam pidatonya yang terakhir pada HUT Republik Indonesia tahun 1966 yang berbunyi “Jasmerah” (jangan sekali-kali meninggalkan sejarah) mengindikasikan penting sejarah.

Namun realita yang ada dalam pendidikan pesantren mata pelajaran sejarah hanya sebagai pengenalan saja. Padahal kesadaran akan sejarah merupakan sesuatu yang penting untuk mengejar ketertinggalan umat Islam di masa ini. Dalam literasi saja sudah lebih 117 karya ulama yang membahas sejarah itupun tak hanya satu jilid bahkan ada yang lebih dari 10 jilid kitab sejarah yang telah terbit.

Hal ini bukan yang pertama kalinya, dalam perjalanannya sejarah dulunya tidak dianggap sepenting itu untuk dijadikan sebagai mata pelajaran, karena itu dulu hanya  masuk sebagai bagian dari pelajaran teologi dan filsafat. Pada abad ke 18, barulah ilmu sejarah dianggap sebagai bidang akademik secara resmi oleh Johan Christoph Gatterer, seorang profesor di University of Gottingen, Jerman.

Abad ke 19 sejarawan menyebar keseluruh daratan Eropa dan Amerika berkat jasa Leopold Von Ranke yang mengisi banyak seminar dan menginspirasi ratusan akademisi untuk menjadi sejarawan.

Pada artikel ini penulis merekomendasikan kitab sejarah untuk pemula sebagai langkah awal mengkaji sejarah yang lebih luas.

  1. Khulasoh Nurul Yaqin

Kitab ini merupakan ringkasan dari kitab Nurul Yaqin karya Syekh Khudari Bek.

Ringkasan ini ditulis oleh ustadz Umar Abdul Jabbar, terdiri dari tiga juz. Juz pertama terdiri dari 48 bab yang memuat kelahiran nabi Muhammad Saw sampai hijrahnya Nabi ke Madinah. Setiap bab beliau meringkas kembali agar pemula dapat menangkap isi pokok yang ada. Kitab ini juga dilengkapi soal untuk mengukur kemampuan pelajar dalam memahami kitab ini dan juga beliau menulis catatan kaki di bawah kitab untuk mempermudah pemahaman.

Juz kedua terdiri dari 46 bab yang menjelaskan perjuangan Nabi di madinah sampai wafatnya nabi. Pada juz ini juga sama dengan juz pertama hanya saja beliau meringkas kembali berdasarkan tahun hijriah bukan per bab dan juga dilengkapi bab penutup yang menerangkan putra putri nabi, istri, mukjizat dan lain lain.

Juz ketiga menerangkan periode Khulafaur Rasyidin mulai dari khalifah Abu Bakar sampai Khalifah Hasan dan penyerahan nya ke Muawiyah. Pada juz ini terdapat 40 bab beliau meringkas kembali berdasarkan periode per khalifah untuk selebihnya sama seperti juz 1 mulai dari soal dan catatan kaki. Jadi kitab ini sangat cocok untuk pemula yang belajar sejarah.

2. Nurul Yaqin

Kitab ini merupakan karya ulama besar, pengajar di universitas Cairo yakni Syekh Khudari Bek. Dalam penyajiannya beliau mencantumkan ayat Al Qur’an dan hadits sebagai argumentasi dari materi yang ada kitab ini sangat cocok sekali untuk mengembangkan pengetahuan setelah mempelajari Khulasah Nurul Yaqin.

3. Itmamul Wafa’ fi Siratil Khulafa’

Kitab ini juga karangan beliau yakni Syekh Khudari Bek yang menjelaskan sejarah Khulafaur Rasyidin. Kemungkinan besar juz ketiga dari Khulasah Nurul Yaqin mengambil inti sari dari kitab ini

  1. Tarikh Khulafa’

Kitab ini ditulis oleh imam Suyuthi. Kitab ini juga menjelaskan sejarah Khulafaur Rasyidin sampai zaman daulah Abbasiyah. Kitab ini sangat cocok untuk studi banding dengan kitab Itmamul Wafa’ dan juga menambah wawasan sejarah setelah periode tersebut.

  1. Tarikh Tasyri’ Islamiyyah

Ditulis oleh Syekh Khudari Bek juga, kitab ini lebih berfokus pada sejarah hukum Islam dari masa Rasulullah sampai dinasti Abbasiyah dan juga dilengkapi sejarah 4 madzhab fikih dan masa kemunduran dinasti Abbasiyah serta stagnasi kegiatan ilmiah akibat kemunduran dinasti Abbasiyah. Kitab ini sangat cocok sebagai pengantar ke Tingkat menengah dalam mengkaji sejarah.

 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: