
Malang — Ahad, 8 Juni 2025, Madrasah Aliyah (MA) Mansyaul Ulum menggelar peringatan Hari Lahir (Harlah) yang ke-24 di Aula Gedung madrasah. Acara ini menjadi momentum penuh makna untuk mengenang sekaligus mengapresiasi jasa para pendiri dan perintis yang telah meletakkan pondasi bagi perjalanan panjang lembaga pendidikan ini.
Harlah kali ini dihadiri secara khusus oleh Kepala Pertama MA Mansyaul Ulum, Drs. Nur Qomari, M.Si., yang kini menjabat sebagai Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Malang. Kehadiran beliau membawa suasana haru dan kebanggaan bagi seluruh warga madrasah, guru, siswa, alumni, serta tokoh masyarakat yang hadir.
Dalam sambutannya, Kepala MA Mansyaul Ulum, Abdur Rosyid Asadullah S.Pd, M.M., mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya terhadap semua pihak yang telah berkontribusi dalam perkembangan madrasah sejak berdirinya pada tahun 2001. “Perjalanan 24 tahun ini bukanlah waktu yang singkat. Kami berdiri di atas fondasi kuat yang dibangun oleh para pendiri dan perintis yang penuh dedikasi. Mereka telah menorehkan sejarah yang luar biasa bagi kemajuan pendidikan di lingkungan yayasan ini,” ujarnya.
Sementara itu, Drs. Nur Qomari, M.Si., yang juga memberikan sambutan dan nasehat motivasi, menyampaikan rasa haru sekaligus kebanggaannya bisa kembali hadir di tengah-tengah keluarga besar MA Mansyaul Ulum. “Saya teringat betul perjuangan awal saat mendirikan madrasah ini, bagaimana kami harus berjuang dari segala keterbatasan, baik fasilitas maupun tenaga pengajar yang bangunannya seperti pabrik rokok. Alhamdulillah, hari ini saya menyaksikan betapa luar biasa perkembangannya dan prestasi siswa MA Mansyaul Ulum,” ungkapnya.
Ia juga mengajak seluruh hadirin untuk terus menanamkan rasa memiliki satu suara dan kebersamaan dalam memajukan madrasah ini. “Madrasah ini adalah rumah kita bersama. Kita harus menjaga dan mengembangkannya agar mampu mencetak generasi berakhlak mulia dan unggul dalam ilmu pengetahuan,” tambahnya.
Selain sambutan, acara harlah juga diisi dengan rangkaian kegiatan seperti doa bersama, penampilan nasyid siswi Mts dan MA, pemberian penghargaan kepada guru-guru yang telah mengabdi lebih dari 20 tahun dengan Reward Voucher Umrah bersama Mansyau’na Grup, serta pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur. Para alumni pun memeriahkan acara dan memberikan testimoni terkait pengalaman mereka selama menempuh pendidikan di MA Mansyaul Ulum lewat tayangan video.
Acara ini turut dihadiri oleh para tokoh masyarakat, komite madrasah, dan Ketua Yayasan Gus Badrul Arfin. Dan memberikan apresiasi terhadap pencapaian yang telah diraih madrasah ini dalam meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah Kecamatan Gondanglegu, Kabupaten Malang.
Harlah ke-24 ini menjadi momentum penting untuk merefleksikan perjuangan panjang MA Mansyaul Ulum dalam membangun generasi penerus bangsa yang cerdas, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan zaman. Dengan semangat kebersamaan, diharapkan MA Mansyaul Ulum akan terus tumbuh menjadi lembaga pendidikan yang berdaya saing dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Dengan semangat harlah ini, seluruh warga madrasah bertekad untuk menjaga dan meneruskan cita-cita luhur para pendiri, serta senantiasa berinovasi demi terciptanya generasi emas yang siap berkontribusi untuk bangsa dan agama.
Kontributor – Jamaludin